CP Deep Learning_ Capaian Pembelajaran Seni Rupa Fase F Kelas 11 dan 12 SMA/MA Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Pendekatan Pembelajaran Mendalam_Capaian Pembelajaran (CP) Seni Rupa Fase F kelas 11 dan 12 SMA/MA Kurikulum Merdeka merupakan acuan penting bagi pendidik dalam merancang proses pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik. Dalam konteks CP Deep Learning, pembelajaran Seni Rupa pada semester 1 dan 2 tidak hanya menekankan keterampilan teknis berkarya, tetapi juga penguatan pemahaman konseptual, kemampuan berpikir kritis, serta refleksi mendalam terhadap proses dan hasil karya seni.

Melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam, peserta didik diarahkan untuk memahami Seni Rupa sebagai sarana ekspresi, komunikasi visual, dan pengembangan kepekaan estetis. Capaian Pembelajaran Seni Rupa Fase F Kurikulum Merdeka menekankan keterkaitan antara ide, proses kreatif, dan konteks sosial budaya, sehingga siswa kelas 11 dan 12 SMA/MA mampu mengeksplorasi gagasan, menganalisis karya seni, serta menghasilkan karya orisinal yang bermakna dan bertanggung jawab.
Pemahaman yang utuh terhadap CP Seni Rupa Fase F Kelas 11 dan 12 memungkinkan guru menyusun strategi pembelajaran yang selaras dengan Profil Lulusan dalam Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, pembelajaran Seni Rupa berbasis Deep Learning tidak hanya membangun kompetensi artistik, tetapi juga menumbuhkan kemandirian belajar, daya nalar, kreativitas, dan kesiapan peserta didik menghadapi tantangan akademik maupun kehidupan setelah lulus.
CP Seni Rupa Fase F Kelas 11 dan 12 SMA/MA Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Pendekatan Pembelajaran Mendalam
6. Fase F (Umumnya untuk Kelas XI dan XII
SMA/MA/Program Paket C)
Pada akhir Fase F, murid memiliki kemampuan sebagai
berikut.
6.1. Mengalami (Experiencing)
Mengeksplorasi penggunaan unsur rupa dan
prinsip
desain
dalam benda-benda di
sekitar/karya seni rupa.
6.2. Merefleksikan (Reflecting)
Merefleksikan penggunaan unsur rupa, prinsip
desain, dan fungsi dalam karya diri sendiri dan
teman sekelas menggunakan kosa kata seni
rupa yang sesuai.
6.3. Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and
Working Artistically)
Menganalisis potensi alat dan bahan yang ada di
lingkungan sekitar dan keterhubungan seni rupa
dengan kelompok atau bidang keilmuan lain
dalam berkarya.
6.4. Menciptakan (Making/Creating)
Membuat karya seni rupa berdasarkan
pengalaman dan/atau hasil pengamatan
terhadap
lingkungan
sekitar,
dengan
mempertimbangkan fungsi, menggunakan gaya
atau teknik yang dikuasai.
6.5. Berdampak (Impacting)
Menghasilkan karya seni rupa untuk mengajak
orang lain, merespon pengalaman sehari-hari,
mengekspresikan perasaan, minat, dan/atau isu
sosial dalam masyarakat.
Posting Komentar