CP Pendidikan Agama Buddha Fase A-F Kelas 1-12 SD/SMP/SMA/SMK Lengkap
Daftar Isi
Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SD/Program Paket A Fase A (Kelas 1 dan 2), Fase B (Kelas 3 dan 4), Fase C (Kelas 5 dan 6); SMP/Program Paket B Fase D (Kelas 7, 8, dan 9); dan SMA/SMK/Program Paket C Fase E (Kelas 10), Fase F ( Kelas 11 dan 12) Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka Pendekatan Pembelajaran Mendalam berdasarkan Salinan Lampiran II Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 046/H/KR/2025 Tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
A. Rasional
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti adalah pendidikan yang mempelajari konsep dan nilai-nilai luhur agama Buddha. Dalam proses pembelajaran agama Buddha, kegiatan ini melibatkan murid untuk mengevaluasi materi agama yang mereka pelajari, baik secara kelompok maupun individu berdasarkan prinsip ehipassiko.
Mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti merupakan kelompok mata pelajaran umum yang harus dipelajari oleh murid dalam mengaktualisasi konsep dan nilai-nilai agama Buddha. Muatan materi agama Buddha meliputi nilai-nilai yang terintegrasi dalam ajaran moralitas, meditasi, dan kebijaksanaan selaras dengan nilai-nilai Pancasila dasar negara. Pembelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti berpusat pada murid, keteladanan, dan pembiasaan.
Pembelajaran dilakukan berdasarkan pembelajaran ramah anak serta mencerminkan kehidupan yang moderat. Penggunaan media untuk murid dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing, seperti media audio dan audiovisual.
Belajar Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti bertujuan membentuk kondisi mental yang berkesadaran, pengamalannya dikaitkan dengan konsep Ketuhanan Yang Maha Esa, Triratna, bangsa dan negara, diri sendiri, sesama manusia, makhluk lain dan lingkungan alam. Melalui mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti murid diharapkan mampu mewujudkan dimensi profil lulusan dalam kehidupan sehari-hari.
B. Tujuan
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti bertujuan mengembangkan kemampuan murid dalam menghayati
nilai-nilai agama Buddha, nilai-nilai Pancasila dasar negara, dan
dimensi profil lulusan yang selaras dengan penguasaan ilmu
pengetahuan, teknologi, seni dan budaya. Secara khusus melalui
mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti,
murid dapat:
- mengembangkan rasa ingin tahu terhadap nilai-nilai agama Buddha yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dasar negara dan dimensi profil lulusan sebagai fondasi moral sehingga dapat memengaruhi cara hidup sebagai individu dan anggota masyarakat yang multikultural;
- memiliki kesadaran untuk mengembangkan diri, menjaga moralitas, meditasi, dan kebijaksanaan selaras dengan nilai-nilai Pancasila dasar negara dalam kehidupan nyata, sebagai perwujudan keyakinan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Triratna, bangsa dan negara, mencintai diri sendiri, sesama manusia, makhluk lain, dan lingkungannya;
- mengembangkan keterampilan belajar inovatif, berpikir kritis, kreatif, dan mandiri sebagai individu, anggota masyarakat yang multikultural dan warga negara yang baik berdasarkan nilai-nilai agama Buddha dan dimensi profil lulusan dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan; dan
- mempraktikkan perilaku luhur berdasarkan nilai-nilai budi pekerti sesuai dengan ajaran Buddha Sakyamuni untuk mewujudkan murid yang memiliki nilai moderasi beragama.
C. Karakteristik
Mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
diarahkan pada penerapan esensi nilai, tidak hanya pada ranah
pengetahuan keagamaan. Pelaksanaannya harus didukung oleh
pendidik dan lingkungan yang membudayakan pengembangan
kemoralan, meditasi, dan kebijaksanaan serta dilakukan melalui
tiga tahapan yaitu mempelajari teori (Pariyatti), mempraktikkan
teori (Pa
ṭ
ipatti), dan memperoleh hasil dari mempraktikkan teori
secara terintegrasi (Pa
ṭ
ivedha).
Sebagai Pendidikan nilai dan karakter, Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti mengacu
kepada empat pengembangan holistik yang mencakup
pengembangan fisik (kāya-bhāvanā), pengembangan sosial
(sīla-bhāvanā), pengembangan mental (citta-bhāvanā), serta
pengembangan pengetahuan (paññā-bhāvanā). Secara
operasional, proses dan tahapan Pendidikan Agama Buddha dan
Budi Pekerti untuk mengembangkan dimensi profil lulusan yang
dapat dicapai melalui tiga elemen, yaitu sejarah, ritual, dan etika
berikut ini.
Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Pendidikan Agama
Buddha dan Budi Pekerti adalah sebagai berikut.



Posting Komentar