CP Pendidikan Agama Khonghucu SD/SMP/SMA/SMK Kelas 1-12 Fase A-F Lengkap
Daftar Isi
Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD/Program Paket A Fase A (Kelas 1 dan 2), Fase B (Kelas 3 dan 4), Fase C (Kelas 5 dan 6); SMP/Program Paket B Fase D (Kelas 7, 8, dan 9); dan SMA/SMK/Program Paket C Fase E (Kelas 10), Fase F ( Kelas 11 dan 12) Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka Pendekatan Pembelajaran Mendalam berdasarkan Salinan Lampiran II Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 046/H/KR/2025 Tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.
A. Rasional
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti adalah mata
pelajaran yang bersumber dari kitab Sishu dan Wujing yang
menekankan kepada proses atau usaha menumbuhkan
sifat-sifat baik manusia dan menjadikan orang lebih baik,
bertahan pada fitrah atau kodrat alaminya (xìng
性
), dan
menolong dari kekhilafan-kekhilafan.
Mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti berperan membentuk pribadi murid yang berbudi luhur (jūnzĭ
君
子
) dan terbina. Pribadi yang luhur menjadikan murid mampu
bersikap selaras dengan xìng (
性
) atau watak sejatinya yang
menjadi pondasi ketakwaan kepada Tuhan YME, bergotong
royong dan berinteraksi secara positif dengan budaya-budaya
lainnya. Pribadi yang terbina ke dalam diri merupakan pondasi
dalam membangun kemandirian diri, berpikir kritis dan kreatif;
ke luar diri membentuk sikap antikekerasan, toleransi,
menghormati tradisi dan nasionalisme sebagai wujud komitmen
kebangsaan.
Oleh karena itu, mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu
dan Budi Pekerti selaras dalam memperkuat dimensi profil
lulusan dan moderasi beragama murid. Pribadi yang luhur dan
terbina merupakan pondasi dalam menjawab tantangan
perubahan zaman dan membangun peradaban manusia dari
masa ke masa.
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti meliputi usaha
memuliakan hubungan manusia dengan Tiān (
天
) sebagai
pencipta dengan prinsip satya kepada Tiān (Zhong Yu Tian);
memuliakan hubungan dengan manusia sebagai sesama
manusia (rén
人
) dengan prinsip tepa salira/tenggang rasa (Shu
Yu Ren) dan usaha memuliakan hubungan dengan alam (dì
地
)
sebagai sarana, dengan prinsip selaras/harmonis (he yu di).
Mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
merupakan mata pelajaran wajib bagi murid beragama
Khonghucu untuk membekali nilai-nilai Khonghucu agar mereka
mampu menjawab tantangan masa depannya.
Pendekatan pembelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan
Budi Pekerti dilakukan melalui empat hal, yaitu (1)
membangkitkan kemauan murid, (2) mendidik melalui
keteladanan, (3) siapa saja adalah guru dan di manapun adalah
kelas, dan (4) peran guru berkualitas.
B. Tujuan
Mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
bertujuan
- membentuk manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tiān ( 天 ) serta berakhlak mulia, mampu menjaga kedamaian, kerukunan hubungan inter dan antarumat beragama” dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, berbangsa dan bernegara serta kehidupan masyarakat dunia;
- membentuk manusia berbudi luhur (jūnzĭ 君子 ) yang mampu mengembangkan kebajikan watak sejatinya, mengasihi sesama dan berhenti pada puncak kebaikan serta menumbuhkan sifat-sifat baik murid dan menolongnya dari kekhilafan;
- memastikan murid teguh dalam usaha menumbuhkembangkan iman melalui pemahaman, penghayatan, pengamalan, dan tentang watak sejatinya (xìng 性 ) sehingga dapat bertahan pada kodrat suci yang difirmankan Tiān ( 天 ); dan
- mengembangkan pemahaman mewujudkan manusia yang sadar tugas dan tanggung jawabnya baik secara vertikal kepada Tiān ( 天 ), maupun secara horizontal kepada sesama manusia dan alam semesta.
C. Karakteristik
Pendidikan
Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
menitikberatkan kepada perilaku junzi, yakni pribadi yang luhur
budi yang mampu memahami dirinya dan berperilaku sesuai
kedudukannya dalam membangun hubungan dengan sesama
manusia, alam, dan Tuhan.
Mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
digambarkan melalui lima elemen yang meliputi (1) sejarah suci,
(2) kitab suci, (3) keimanan, (4) tata ibadah, dan (5) perilaku
jūnzĭ (
君子
). Lima elemen tersebut dicapai dengan kecakapan
dalam pembinaan diri, empati, komunikasi, refleksi, berpikir
kritis, kreatif dan kolaborasi, serta berwawasan moderasi
beragama.
Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Pendidikan Agama
Khonghucu dan Budi Pekerti adalah sebagai berikut.
1. Elemen Sejarah Suci
Deskripsi: Mengkaji secara kritis dan
komprehensif sejarah Agama
Khonghucu, teladan para nabi
purba, raja suci, Nabi Kŏngzĭ (
孔子
),
para murid Nabi Kŏngzĭ (
孔子
) dan
tokoh-tokoh lainnya.
2. Elemen Kitab Suci
Deskripsi: Memahami makna ayat yang
terkandung dalam kitab suci agama
Khonghucu, yaitu Kitab Yang Pokok
Sìshū (
四书
), Kitab Yang Mendasari
Wŭjīng (
五经
) dan Kitab Bakti
Xiàojīng (
孝经
) sebagai pedoman
perilaku seorang Jūnzĭ (
君子
).
3. Elemen Keimanan
Memahami eksistensi Tiān (
天
)
sebagai Maha Pencipta alam
semesta dan bumi/alam semesta
sebagai sarana kehidupan manusia,
orang tua sebagai wakil Tian di
dunia dan Nabi Kŏngzĭ (
孔子
), para
suci (shénmíng
神明
) sebagai teladan
terbaik manusia, serta meyakini
delapan keimanan (bāchéngzhēnguī 八诚箴规
).
4. Elemen Tata Ibadah
Deskripsi: Memahami makna dan kesusilaan
(lĭ
礼
) dalam perayaan dan ritual
persembahyangan kepada Tiān (
天
),
Nabi Kŏngzĭ (
孔子
), para suci
(shénmíng
神明
) serta leluhur.
5. Elemen Perilaku Jūnzĭ (
君子
)
Memahami dirinya sendiri, sebagai
individu, bagian dari masyarakat
dan lingkungannya, sebagai warga
negara Indonesia dan warga negara
dunia dan sikap menjunjung
nilai-nilai lima pedoman hidup
(wŭcháng
五常
), lima hubungan
kemasyarakatan (wŭlún
五伦
), dan delapan kebajikan (bādé
八德
).

Posting Komentar