Buku Panduan Pembelajaran Mendalam untuk Guru Sosiologi Fase F Kelas 11 dan 12 SMA/MA Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2
Daftar Isi
Buku Panduan Pembelajaran Mendalam untuk Guru Sosiologi Fase F Kelas 11 dan 12 SMA/MA/Program Paket C Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2_Berdasarkan proses umpan balik dan penyesuaian dengan regulasi terbaru,
terdapat kebutuhan adanya dokumen yang memandu pendidik dalam menerjemahkan Capaian
Pembelajaran ke dalam pembelajaran di kelas dengan pendekatan pembelajaran mendalam.
Panduan mata pelajaran Sosiologi disusun untuk membantu pendidik dan satuan pendidikan
memahami dan menganalisis kemampuan yang esensial dibangun pada murid yang termuat
dalam Capaian Pembelajaran Sosiologi.
Kurikulum merupakan salah satu alat bantu utama untuk mewujudkan pendidikan bermutu
untuk semua. Panduan mata pelajaran Sosiologi merupakan acuan dalam pembelajaran
intrakurikuler yang dapat digunakan oleh pendidik untuk mempelajari dan mendiskusikan
lebih dalam isi dari Capaian Pembelajaran Sosiologi, untuk kemudian dapat merancang
pembelajaran yang berkualitas sesuai dengan tahap perkembangan dan berpusat pada murid
dengan mengakomodasi pembelajaran yang memberi kesempatan kepada murid dalam
mengemukakan gagasan, mampu memilih, menemukan hal yang diminati, mengembangkan
kemampuan, dan mampu memecahkan masalah.
Sebagaimana tertera dalam Standar Proses,
pembelajaran adalah kegiatan belajar yang diselenggarakan dalam suasana belajar; interaktif;
inspiratif; menyenangkan; menantang; memotivasi murid untuk berpartisipasi aktif; dan
memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, kemandirian sesuai dengan bakat,
minat, dan perkembangan fisik, serta psikologis murid.
Panduan ini berupaya membantu
pendidik memfasilitasi penyelenggaraan pembelajaran yang dapat mewujudkan hal tersebut.
Hal ini tentunya didukung dengan menciptakan iklim satuan pendidikan dan kepemimpinan
kepala satuan pendidikan yang mendukung murid berdaya dan menjadi pelajar sepanjang
hayat.
Panduan Mata Pembelajaran Sosiologi merupakan dokumen yang berisi penjelasan dari
kemampuan apa saja yang penting dibangun dan dikembangkan berdasarkan Capaian
Pembelajaran Sosiologi, contoh cara murid menunjukkan ketercapaian kemampuan tersebut
dan contoh hal-hal yang dapat dilakukan pendidik untuk dapat mendukung ketercapaian
kemampuan murid.
Selain itu, panduan ini juga memberikan contoh alur tujuan pembelajaran
berdasarkan Capaian Pembelajaran dan contoh perencanaan pembelajaran yang dapat
dikembangkan dari alur tujuan pembelajaran tersebut. Panduan ini melengkapi Panduan
Pembelajaran dan Asesmen serta panduan dan buku guru lainnya yang telah diterbitkan terkait
kurikulum, pembelajaran, dan asesmen.
A. Latar Belakang
Mata pelajaran Sosiologi di tingkat SMA memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran
sosial, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan analisis terhadap fenomena sosial yang
terus berkembang. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran Sosiologi masih kerap terjebak
dalam metode konvensional yang menitikberatkan pada hafalan konsep dan teori tanpa
memberikan ruang eksplorasi yang cukup bagi murid. Akibatnya, Sosiologi seringkali dianggap
sebagai mata pelajaran yang abstrak dan kurang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Minimnya praktik lapangan, keterbatasan sumber belajar yang kontekstual, dan kurangnya
integrasi isu-isu sosial aktual membuat murid kesulitan menghubungkan teori dengan realitas
sosial yang mereka hadapi. Tantangan ini tidak hanya menghambat daya analisis murid terhadap
dinamika masyarakat, seperti perubahan sosial, ketimpangan, dan konflik kelompok, tetapi juga
mengurangi potensi Sosiologi sebagai ilmu yang dapat membekali mereka dengan perspektif
kritis dalam memahami dan menavigasi kompleksitas kehidupan sosial, baik yang diperantarai
digital maupun tidak.
Pendidik perlu mendorong kepekaan sosial murid dengan mengaitkan
materi Sosiologi, baik pada kehidupan nyata maupun pada masyarakat digital. Hal ini membuat
Sosiologi lebih membumi dan mudah dipahami. Dengan begitu, Sosiologi tidak hanya jadi ilmu
teori, tetapi juga alat untuk membaca realitas dan menumbuhkan kepedulian sosial.
Pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam) hadir sebagai solusi inovatif yang
dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Sosiologi dengan menekankan eksplorasi konsep
secara reflektif, mendalam, dan berbasis pengalaman nyata.
Dengan menerapkan metode,
seperti pembelajaran berbasis inkuiri, studi kasus, dan analisis isu sosial terkini, murid diajak
untuk secara aktif mengembangkan pertanyaan kritis, melakukan penelitian sosial sederhana
serta mengaitkan teori dengan fenomena yang mereka alami sehari-hari.
Pendekatan ini juga
mendorong penggunaan strategi pembelajaran berbasis projek yang memungkinkan murid
berperan sebagai analis sosial, mengidentifikasi masalah nyata dalam masyarakat dengan
menggunakan berbagai pendekatan dan teori Sosiologi.
Pembelajaran tidak hanya menjadi
lebih kontekstual dan aplikatif, tetapi juga memperkuat keterampilan berpikir sistematis, empati
dan kepekaan sosial serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan sosial yang dinamis.
Pembelajaran mendalam dalam mata pelajaran Sosiologi memberikan fleksibilitas bagi murid
untuk menggali fenomena sosial secara mandiri dan menghubungkannya dengan perspektif
sosiologis.
Dengan pendekatan ini, Sosiologi tidak hanya menjadi mata pelajaran yang lebih menarik dan bermakna, tetapi juga mampu membentuk generasi yang kritis, peka terhadap
kondisi sosial, reflektif, dan siap berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil
dan berkeadaban. Untuk memudahkan pendidik dalam pembelajaran, diperlukan panduan agar
menjadikan Sosiologi lebih mudah dipahami oleh murid di satuan pendidikan.
B. Tujuan
Panduan ini disusun untuk memandu para pendidik dalam rangka memahami dan menerapkan
Mata Pelajaran Sosiologi pada kurikulum guna menjawab kebutuhan murid sesuai dengan
karakteristik satuan pendidikan dalam pendekatan pembelajaran mendalam.
C. Sasaran
Sasaran panduan ini adalah guru mata pelajaran Sosiologi pada jenjang SMA/MA/Paket C Kelas
XI dan XII.
D. Struktur Panduan
Struktur panduan mata pelajaran Sosiologi Fase F disusun sebagai petunjuk bagi pendidik untuk
mengimplementasikan kurikulum dengan pendekatan pembelajaran mendalam. Panduan ini
meliputi Capaian Pembelajaran (CP) Sosiologi yang terdiri atas rasional, tujuan, dan karakteristik
capaian pembelajaran pada fase; tabel materi sesuai fase; penjelasan tentang materi esensial
dan alasan pentingnya dipelajari; kompetensi yang ingin dikembangkan dari materi tersebut;
topik yang relevan dalam kehidupan sehari-hari, baik isu lokal, nasional, maupun global,
kaitannya dengan mata pelajaran lainnya (multidisiplin/interdisiplin); dan petunjuk tentang
bagaimana cara membelajarkan materi tersebut dengan mempertimbangkan dimensi profil
lulusan, prinsip pembelajaran, pengalaman belajar, kerangka pembelajaran, inspirasi dalam
membuat alur tujuan pembelajaran, dan penerapan pembelajaran mendalam dalam bentuk
perencanaan pembelajaran
E. Baca Online dan Link Download
Silakan Baca Online dan/atau klik Download PDF di sini sekarang juga !
Cek Juga Kumpulan Buku Panduan Pembelajaran Mendalam:

Posting Komentar