CP IPS Fase E Kelas 10 SMA/MA Pendekatan Pembelajaran Mendalam Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2

Daftar Isi
CP IPS Fase E Kelas 10 SMA/MA Pendekatan Pembelajaran Mendalam Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2_Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada Fase E jenjang SMA/MA dalam Kurikulum Merdeka dirancang untuk memperdalam pemahaman peserta didik terhadap dinamika sosial, ekonomi, sejarah, dan geografis dalam konteks nasional maupun global. Pada kelas 10, peserta didik mulai diarahkan untuk menganalisis berbagai fenomena sosial secara lebih kritis dan sistematis, sehingga mampu melihat keterkaitan antara peristiwa masa lalu, kondisi saat ini, dan tantangan masa depan. Capaian Pembelajaran (CP) IPS Fase E menjadi landasan penting dalam merancang pembelajaran yang relevan, kontekstual, dan bermakna.
CP IPS Fase E Kelas 10 SMA/MA Pendekatan Pembelajaran Mendalam Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2

Melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), pembelajaran IPS mendorong peserta didik untuk terlibat aktif dalam proses eksplorasi, analisis, dan refleksi terhadap permasalahan sosial nyata. Peserta didik tidak hanya mempelajari konsep, tetapi juga diajak untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, bernalar historis, memahami pola ruang, serta menganalisis proses ekonomi dan sosial secara komprehensif. Pendekatan ini membantu peserta didik membangun pemahaman yang utuh dan berkelanjutan, bukan sekadar menghafal materi.

Capaian Pembelajaran IPS Fase E Kelas 10 SMA/MA Pendekatan Pembelajaran Mendalam Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2

2. Fase E (Umumnya untuk kelas X SMA/MA) 

Pada akhir Fase E, murid memiliki kemampuan sebagai berikut.

2.1. Pemahaman Konsep
Menjelaskan konsep dasar geografi, fenomena geografi fisik melalui litosfer, atmosfer, dan hidrosfer sebagai mengimplementasikan ruang hidup, teknologi serta geospasial berupa peta, penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG); menelaah hakikat ilmu ekonomi sebagai ilmu yang mempelajari upaya manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya; membedakan produk keuangan bank dan nonbank sebagai dasar dalam menggunakan produk dan layanan, risiko keuangan dan menyusun laporan keuangan pribadi; menjelaskan fungsi sosiologi sebagai ilmu yang secara kritis, analitis, kreatif, dan solutif mengkaji masyarakat; menelaah status dan peran individu dalam kelompok sosial dan memberikan contoh berbagai ragam gejala sosial yang ada di dalam masyarakat; menganalisis keragaman manusia dan budayanya sebagai bagian dari masyarakat multikultural; dan menelaah konsep dasar ilmu sejarah dan mengimplementasikan penelitian sejarah untuk merefleksikan keterhubungan antara masa lampau, masa kini, dan masa yang akan datang melalui berbagai peristiwa atau kejadian penting dalam lingkup lokal, nasional dan global mulai dari masa kerajaan Hindu-Buddha hingga masa kerajaan Islam.  

2.2.  Keterampilan Proses
Mengamati fenomena kehidupan manusia dalam dimensi ruang dan waktu secara sistematis serta menemukan persamaan dan perbedaannya dan potensinya; membuat pertanyaan secara mandiri untuk menggali informasi tentang fenomena kehidupan manusia dalam dimensi ruang dan waktu secara sistematis; mengumpulkan informasi dari sumber primer dan/atau sekunder, melakukan observasi, dan mendokumentasikannya; menarik simpulan berdasarkan dari informasi yang diperoleh dari sumber primer dan/atau sekunder, hasil observasi dan hasil dokumentasi; mengomunikasikan hasil analisis informasi yang diperoleh dari sumber primer dan/atau sekunder, data hasil observasi, dan hasil dokumentasi dalam bentuk media digital dan/atau non digital; dan merefleksikan hasil analisis informasi yang diperoleh dari sumber primer dan/atau sekunder, hasil observasi, dan hasil dokumentasi serta menyusun rencana tindak lanjut.  

Posting Komentar