CP Ekonomi Fase F Kelas 11 dan 12 SMA/MA/SMK/MAK Pendekatan Pembelajaran Mendalam Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2
Daftar Isi
Capaian Pembelajaran/CP Ekonomi Fase F Kelas 11 dan 12 SMA/MA/SMK/MAK Pendekatan Pembelajaran Mendalam Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2
A. Rasional
Mata pelajaran Ekonomi merupakan mata pelajaran yang fokus
pada pembahasan mengenai berbagai upaya manusia dalam
rangka mempertahankan hidupnya. ilmu sosial yang
mempelajari pilihan-pilihan rasional individu, rumah tangga,
perusahaan, dan negara dalam mengalokasikan sumber daya
yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas.
Pendidikan, ekonomi diajarkan untuk membekali murid dengan
pemahaman terhadap masalah kelangkaan, pilihan, biaya
peluang, serta proses produksi dan distribusi.
Ekonomi tidak
hanya bersifat material, tetapi juga menyentuh dimensi etika,
moralitas, dan kemaslahatan bersama dalam kehidupan sosial.
Mata pelajaran Ekonomi memuat cakupan materi yang kompleks
dan mempunyai relevansi tinggi dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam konteks menguatkan pengetahuan dan keterampilan,
masyarakat perlu dibekali dengan mata pelajaran Ekonomi yang
mendunia, tetapi tetap berpijak pada kearifan lokal.
Mata
pelajaran Ekonomi yang berkearifan lokal menjadi mutlak
diperlukan agar masyarakat memiliki berbagai kompetensi yang
dibutuhkan guna menyikapi berbagai fenomena dan masalah
perekonomian baik di lingkungan kecil seperti keluarga maupun
di lingkungan besar seperti masyarakat internasional.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) telah
membawa manusia pada perubahan besar dalam kehidupan
bermasyarakat.
Kemajuan digitalisasi, otomatisasi, dan ekonomi
berbasis data telah mengubah cara manusia berinteraksi,
bekerja, serta bertransaksi.
Perubahan ini tidak hanya
menciptakan peluang baru tetapi juga menuntut kemampuan
beradaptasi, kreativitas, dan etika dalam pengambilan
keputusan ekonomi yang bertanggung jawab. Mata pelajaran
Ekonomi memiliki peran penting dalam membekali murid
dengan kemampuan bernalar kritis, komunikasi yang efektif,
dan keterampilan kolaboratif dalam menghadapi tantangan
ekonomi global dan lokal.
Berbagai perkembangan yang terjadi dalam lingkungan
masyarakat telah memengaruhi berbagai aspek, salah satunya
adalah aspek ekonomi.
Digitalisasi telah menghadirkan
kemudahan dalam mengakses informasi, melakukan transaksi
keuangan, serta meningkatkan mobilitas barang dan jasa.
Namun, di sisi lain, ketimpangan ekonomi, pengangguran
struktural akibat otomatisasi, dan ketidakpastian pasar juga
menjadi tantangan yang memerlukan solusi berbasis ilmu
ekonomi.
Mata pelajaran Ekonomi dapat membantu murid
memahami keterkaitan antara ekonomi dan IPTEK serta
bagaimana kebijakan ekonomi dapat mendukung pembangunan
berkelanjutan dan kesejahteraan sosial.
Mata pelajaran Ekonomi
tidak berdiri sendiri, tetapi beririsan dengan ilmu lain seperti
Matematika (dalam analisis data dan statistik ekonomi),
Sosiologi (dalam memahami perilaku ekonomi masyarakat),
Geografi (dalam mempelajari ekonomi berbasis sumber daya
alam dan lingkungan), serta Teknologi Informasi (dalam
memahami digitalisasi ekonomi).
Dengan pemahaman lintas
bidang, murid diharapkan dapat berpikir secara sistematis dan
menyelesaikan masalah ekonomi secara inovatif.
Pembelajaran Ekonomi harus menanamkan nilai keimanan dan
ketakwaan terhadap Tuhan YME, agar murid memahami bahwa
setiap keputusan ekonomi harus didasarkan pada prinsip etika
dan moral yang baik.
Selain itu, mata pelajaran Ekonomi
mendorong kewargaan yang aktif, di mana murid mampu
memahami peran mereka dalam pembangunan ekonomi negara
dan kesejahteraan bersama.
Dengan mempelajari mata pelajaran Ekonomi, murid diharapkan
memiliki karakter mandiri dalam mengambil keputusan ekonomi
yang bertanggung jawab, bernalar kritis dalam menganalisis
data ekonomi, kesehatan mental dan fisik untuk mewujudkan
kesejahteraan lahir dan batin (well-being), serta memiliki
keterampilan komunikasi dan kolaborasi dalam menyelesaikan
permasalahan ekonomi yang kompleks. Selain itu, murid juga
didorong untuk menjaga kesehatan finansial dengan mengelola
sumber daya secara bijak dan membangun kebiasaan ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan demikian, mata pelajaran Ekonomi perlu diarahkan
untuk mengembangkan pemikiran yang reflektif, kreatif, serta
mampu mengadaptasi perubahan global tanpa kehilangan akar
budaya lokal, sehingga murid dapat menjadi individu yang
berdaya saing dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
B. Tujuan
Mata pelajaran ekonomi bertujuan untuk memastikan murid:
- memanfaatkan sumber daya secara efisien dan berkelanjutan;
- memahami masalah ekonomi dan menyelesaikannya secara bertanggung jawab melalui sikap kritis, inovatif dan kreatif;
- memahami aktivitas ekonomi yang sifatnya dinamis dan meminimalisasi dampak buruk dari dinamika perekonomian tersebut;
- merencanakan masa depan berkaitan dengan kegiatan ekonomi yang dilakukan dan mengambil keputusan terkait isu atau masalah-masalah keuangan; dan
- bersikap kritis dalam menyikapi kebijakan-kebijakan ekonomi di tingkat lokal, nasional, dan internasional serta memetakan dampak suatu kebijakan ekonomi bagi para pelaku ekonomi dan pemangku kepentingan.
C. Karakteristik
Mata pelajaran Ekonomi merupakan mata pelajaran yang
bersumber dari perilaku ekonomi dalam kehidupan sosial
masyarakat yang diseleksi dengan menggunakan konsep-konsep
ilmu ekonomi untuk meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan murid.
Kehidupan sosial masyarakat di era digital
ditunjukkan melalui terciptanya interaksi sosial yang serba
cepat, antarindividu atau kelompok dalam cakupan yang lebih
luas, melewati batas ruang dan waktu, serta memunculkan daya
saing dan sistem nilai yang saling berpengaruh antarindividu
dan kelompok.
Keluasan mata pelajaran Ekonomi sepatutnya diarahkan bukan
hanya pada aspek penguasaan materi, melainkan juga pada peningkatan kompetensi. Rumusan kompetensi difokuskan pada
fenomena empiris ekonomi yang ada di sekitar murid sehingga
murid dapat memahami, mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengorganisasikan informasi, menarik kesimpulan,
mengomunikasikan, merefleksikan, dan merencanakan projek
lanjutan secara kolaboratif terkait fenomena dan masalah
ekonomi.
Mata pelajaran Ekonomi mengandung dua elemen, yaitu
pemahaman konsep dan keterampilan proses.
Kedua elemen
secara komprehensif mendukung murid untuk memiliki literasi
ekonomi dan finansial serta keterampilannya.
Literasi ekonomi
yang ingin dibangun mencakup keterampilan menganalisis
kondisi ekonomi sehingga murid mampu membuat keputusan
ekonomi, membuat pilihan dalam alokasi sumber daya, dan
menyelesaikan permasalahan ekonomi.
Sementara itu, literasi
finansial yang ingin dibangun mencakup keterampilan
pengambilan keputusan terhadap penggalian sumber keuangan
dan penggunaannya, menghindari sumber keuangan dan
pembelanjaan yang tidak efektif yang berpotensi pada tindakan
konsumtif, serta menciptakan peluang sumber keuangan yang
produktif lainnya sesuai dengan kapasitas murid.
Melalui kedua literasi tersebut, murid diarahkan untuk bersikap
menghargai kehidupan melalui pemanfaatan barang atau jasa
yang memiliki nilai ekonomis sekaligus ekologis seperti benda
atau jasa yang keberadaannya tidak menimbulkan potensi
dampak lingkungan.
Lingkup mata pelajaran Ekonomi meliputi
konsep ilmu ekonomi, ekonomi makro, ekonomi internasional,
dan akuntansi keuangan dasar. Murid dapat menggunakan
lingkungan sebagai sumber belajar, seperti pasar tradisional,
koperasi, lembaga keuangan bank dan bukan bank, industri
kreatif, sumber daya kelautan, pesisir, hutan, dan sebagainya.
Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran ekonomi adalah
sebagai berikut.
1. Pemahaman Konsep
Pemahaman konsep dalam mata
pelajaran Ekonomi memuat pemahaman terhadap materi meliputi
definisi dan konsep yang dikaitkan
dengan fenomena dan masalah
ekonomi yang terjadi. Pemahaman
konsep difokuskan pada materi yang
akan digunakan untuk menjawab
pertanyaan kunci yang juga dikaitkan
dengan materi lain yang relevan
sehingga perlu direkomendasikan
materi ajar yang relevan. Elemen
pemahaman konsep adalah elemen
yang mengarahkan murid untuk
mendefinisikan, menafsirkan, dan
merumuskan konsep atau teori
dengan bahasa mereka sendiri. Pada
elemen ini, murid tidak hanya hafal
secara verbal, tetapi juga memahami
konsep dari masalah atau fakta yang
ditanyakan.
2. Keterampilan Proses
Pendekatan keterampilan proses
pada hakikatnya adalah suatu
pengelolaan kegiatan pembelajaran
yang berfokus pada pelibatan murid
secara aktif dan kreatif dalam
pemerolehan hasil belajar.
Pendekatan keterampilan proses
dapat meningkatkan hasil belajar
murid. Elemen keterampilan proses
terdiri atas proses
●
mengamati,
●
memahami,
●
menganalisis,
●
mengumpulkan informasi,
●
mengorganisasikan informasi,
●
menarik kesimpulan,
●
mengaplikasikan,
●
mengomunikasikan, dan
●
merefleksikan dan
merencanakan projek lanjutan
secara kolaboratif.
D. Capaian Pembelajaran
CP Ekonomi Fase F Kelas 11 dan 12 SMA/MA/SMK/MAK Pendekatan Pembelajaran Mendalam Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2
Fase F (Umumnya untuk Kelas XI dan XII SMA/SMK/MA/MAK
Program Paket C)
Pada akhir Fase F, murid memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Pemahaman Konsep
Menjelaskan
berbagai
konsep
dasar
ekonomi;
Mengidentifikasi berbagai permasalahan ekonomi dan
keuangan, termasuk keterkaitan permasalahan ekonomi
dengan literasi ekonomi dan keuangan digital yang terjadi di
lingkungan sekitar, serta menganalisis dampak dari
permasalahan ekonomi dan keuangan yang sedang terjadi
berdasarkan konsep yang sudah dipelajari; memahami
konsep-konsep pendapatan nasional dan pertumbuhan
ekonomi serta kaitannya dengan kemiskinan, kesenjangan
ekonomi, serta solusi untuk mengatasinya; memahami
konsep ketenagakerjaan dan masalahnya serta solusi untuk
mengatasinya; memahami konsep uang dan peredaran
uang serta kaitannya dengan inflasi dan kebijakan moneter;
memahami konsep akuntansi keuangan dasar dalam
konteks menilai kondisi keuangan unit usaha (persamaan
dasar akuntansi, siklus akuntansi dan laporan keuangan);
dan memahami konsep kebijakan fiskal, fungsi anggaran
negara dan daerah, dan perpajakan; konsep ekonomi
internasional dan masalahnya.
2. Keterampilan Proses
Mengamati kondisi dan masalah ekonomi di lingkungan
sekitar, regional, atau nasional; mempertanyakan dan
memprediksi faktor penyebab, kondisi, dan masalah
ekonomi di lingkungan sekitar, regional, atau nasional;
mengumpulkan informasi berkaitan dengan kondisi dan
permasalahan ekonomi di lingkungan sekitar, regional, atau nasional; memvalidasi dan menganalisis informasi yang
telah dikumpulkan terkait dengan faktor penyebab kondisi
dan permasalahan ekonomi di lingkungan sekitar, regional,
atau nasional; menarik kesimpulan terkait faktor penyebab
dan memberikan solusi atas kondisi dan permasalahan
ekonomi di lingkungan sekitar, regional, atau nasional;
mengomunikasikan hasil pengamatan terkait penarikan
kesimpulan atas kondisi dan permasalahan ekonomi serta
solusi
mengatasinya;
merefleksikan
solusi
atas
permasalahan ekonomi untuk kepentingan lingkungan
sekitar; dan merencanakan projek lanjutan secara
kolaboratif dalam rangka mengurangi permasalahan
ekonomi di lingkungan sekitar.

Posting Komentar